Alam surga materi ; menikmati makan , minum, seks. Sifatnya terbatas karna ruang perut terbatas untuk diisi makan minum yang terlalu banyak. Karna tenaga terbatas untuk melampiaskan hasrat seksual yang terlalu sering.
Alam surga hayal atau alam imajinasi ; menikmati musik, nonton film, main game, chat, jalan-jalan ke mall, membaca novel. Sifatnya lebih luas daripada kenikmatan surga alam materi. Karna dapat menikmati rasa, suara, karya seni, namun tidak terperangkap dalam ruang berbobot dan bermassa. Meski pun juga masih terbatas karna masih dalam bungkusan alam materi. Menghayal kelamaan ya tetap capek. Mendengarkan musik kebanyakan ya tetap bosan. Tubuh tak sanggup mengimbangi daya hayal.
Alam surga hayal atau alam imajinasi ; menikmati musik, nonton film, main game, chat, jalan-jalan ke mall, membaca novel. Sifatnya lebih luas daripada kenikmatan surga alam materi. Karna dapat menikmati rasa, suara, karya seni, namun tidak terperangkap dalam ruang berbobot dan bermassa. Meski pun juga masih terbatas karna masih dalam bungkusan alam materi. Menghayal kelamaan ya tetap capek. Mendengarkan musik kebanyakan ya tetap bosan. Tubuh tak sanggup mengimbangi daya hayal.
Surga alam akal ; menikmati pengetahuan, melezati kebijaksanaan, menggairahi keadilan, menyemangati perjuangan, merasakan kebahagiaan pelayanan. Surga ini lebih tinggi dari pada surga alam materi dan alam hayal. Surganya Einstein saat dia dapat soal-soal rumit dunia fisika. Surganya Theresa saat dia dapat melayani rakyat miskin di India dst. Surganya Gandhi saat dia dapat berlaku bijak,
Surga alam ruhani ; ini surga tertinggi dari semua surga. Surga ini tak terbungkus materi, tak berpola imajinasi, tak berbentuk dan tak bermassa. Tapi dia ada. Untouchable. Unthinkable. Unimaginable. Unseen. Unlogicable. Tidak ada rasa. Tak ada bentuk. Tak ada dimensi.
Pernahkah engkau melihat Cinta?
Apa warnanya?
Bagaimana bentuknya?
Berapa bobotnya?
Pasti tidak pernah. Tapi kan ada rasanya, ya itu efeknya. Tapi kan ada sensasinya ya itu hanya efeknya. Cinta itu melampaui sensasi dan rasa.
Jika kamu masuk dalam dunia cinta kamu lupa segalanya. Kamu tenggelam di samudra cinta. Itulah alam surga spiritual. Alam surga ruhani. Alam kedekatan dengan Tuhan. Alam cinta.
Cinta melampaui seks. Seks bisa dilakukan binatang sekalipun. Hanya manusia yang mabuk pesona cinta. Jika caramu melihat kitab suci dengan ukuran alam materi, surga yang adalah kebahagiaan dan klimaks mabuk cinta Tuhan, kamu bayangkan sebagai kegiatan mengumbar nafsu seumpama pesta seks yang tertanam dalam hayalanmu.
Pernahkah engkau melihat Cinta?
Apa warnanya?
Bagaimana bentuknya?
Berapa bobotnya?
Pasti tidak pernah. Tapi kan ada rasanya, ya itu efeknya. Tapi kan ada sensasinya ya itu hanya efeknya. Cinta itu melampaui sensasi dan rasa.
Jika kamu masuk dalam dunia cinta kamu lupa segalanya. Kamu tenggelam di samudra cinta. Itulah alam surga spiritual. Alam surga ruhani. Alam kedekatan dengan Tuhan. Alam cinta.
Cinta melampaui seks. Seks bisa dilakukan binatang sekalipun. Hanya manusia yang mabuk pesona cinta. Jika caramu melihat kitab suci dengan ukuran alam materi, surga yang adalah kebahagiaan dan klimaks mabuk cinta Tuhan, kamu bayangkan sebagai kegiatan mengumbar nafsu seumpama pesta seks yang tertanam dalam hayalanmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar