Minggu, 24 Desember 2017

RENUNGAN BUAT PARA ISTRI

SUAMIKU MILIK IBUNYA

Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu rumah ibunya. Ia menggendong anaknya dan membawa satu tas besar di tangan kanannya. Dari matanya yang sembab dan merah, ibunya sudah tahu kalau Sarah pasti habis bertengkar lagi dengan suaminya. Meski heran, karena biasanya Sarah hanya sebatas menelpon sambil menangis jika bertengkar dengan suaminya. Ayah Sarah yang juga keheranan, segera menghampiri Sarah dan menanyakan masalahnya.

Sarah mulai menceritakan awal pertengkarannya dengan suaminya tadi malam. Sarah kecewa karena suaminya telah membohongi Sarah selama ini. Sarah menemukan buku rekening suaminya terjatuh didalam mobil. Sarah baru tahu, kalau suaminya selalu menarik sejumlah uang setiap bulan, di tanggal yang sama. Sementara Sarah tahu, uang yang Sarah terima pun sejumlah uang yang sama. Berarti sudah 1 tahun lebih, suaminya membagi uangnya, setengah untuk Sarah, setengah untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain?

Ayah Sarah hanya menghela nafas, wajah bijaksananya tidak menampakkan rasa kaget atau pun marah.
”Sarah..., yang pertama, langkahmu datang ke rumah ayah sudah dilaknat Allah dan para MalaikatNya, karena meninggalkan rumah tanpa seizin suamimu"

Kalimat ayah sontak membuat Sarah kebingungan. Sarah mengira ia akan mendapat dukungan dari ayahnya.

"Yang kedua, mengenai uang suamimu, kamu tidak berhak mengetahuinya. Hakmu hanyalah uang yang diberikan suamimu ke tanganmu. Itu pun untuk kebutuhan rumah tangga. Jika kamu membelanjakan uang itu tanpa izin suamimu, meskipun itu untuk sedekah, itu tak boleh". Lanjut ayahnya.

"Sarah.., suamimu menelpon ayah dan mengatakan bahwa sebenarnya uang itu memang diberikan setiap bulan untuk seorang wanita. Suamimu tidak menceritakannya padamu, karena kamu tidak suka wanita itu sejak lama. Kamu sudah mengenalnya, dan kamu merasa setelah menikah dengan suamimu, maka hanya kamulah wanita yang memilikinya".

"Suamimu meminta maaf kepada ayah karena ia hanya berusaha menghindari pertengkaran denganmu. Ayah mengerti karena ayah pun sudah mengenal watakmu" mata ayah mulai berkaca-kaca.

"Sarah...kamu harus tahu, setelah kamu menikah maka yang wajib kamu taati adalah suamimu. Jika suamimu ridho padamu, maka Allah pun Ridho. Sedangkan suamimu, ia wajib taat kepada ibunya. Begitulah Allah mengatur laki-laki untuk taat kepada ibunya. Jangan sampai kamu menjadi penghalang bakti suamimu kepada ibundanya".

"Suamimu, dan harta suamimu adalah milik ibu nya". Ayah mengatakan itu dengan tangis. Air matanya semakin banyak membasahi pipinya.

Seorang ibu melahirkan anaknya dengan susah payah dan kesakitan. Kemudian ia membesarkannya hingga dewasa hingga anak laki-lakinya menikah, ia melepasnya begitu saja. 
Kemudian anak laki-laki itu akan sibuk dengan kehidupan barunya, bekerja untuk keluarga barunya. Mengerahkan seluruh hidupnya untuk istri dan anak-anaknya. Anak laki-laki itu hanya menyisakan sedikit waktu untuk sesekali berjumpa dengan ibunya. sebulan sekali, atau bahkan hanya 1 tahun sekali.

"Kamu yang sejak awal menikah tidak suka dengan ibu mertuamu.
Kenapa?
Karena rumahnya kecil dan sempit? Sehingga kamu merajuk kepada suamimu bahwa kamu tidak bisa tidur disana. Anak-anakmu pun tidak akan betah disana. Sarah…mendengar ini ayah sakit sekali".

"Lalu, jika kamu saja merasa tidak nyaman tidur di sana. Bagaimana dengan ibu mertuamu yang dibiarkan saja untuk tinggal disana?"

"Uang itu diberikan untuk ibunya. Suamimu ingin ayahnya berhenti berkeliling menjual gorengan. Dari uang itu ibu suamimu hanya memakainya secukupnya saja, selebihnya secara rutin dibagikan ke anak-anak yatim dan orang-orang tidak mampu di kampungnya. Bahkan masih cukup untuk menggaji seorang guru ngaji di kampung itu" lanjut ayah.

Sarah membatin dalam hatinya, uang yang diberikan suaminya sering dikeluhkannya kurang. Karena Sarah butuh banyak pakaian untuk mengantar jemput anak sekolah.Sarah juga sangat menjaga penampilannya untuk merawat wajah dan tubuhnya di spa. Berjalan-jalan setiap minggu di mall. Juga berkumpul sesekali dengan teman-temannya di restoran. Sarah menyesali sikapnya yang tak ingin dekat-dekat dengan mertuanya yang hanya seorang tukang gorengan.

Tukang gorengan yang berhasil menjadikan suaminya seorang sarjana, mendapatkan pekerjaan yang di idam-idamkan banyak orang. Berhasil mandiri, hingga Sarah bisa menempati rumah yang nyaman dan mobil yang bisa ia gunakan setiap hari.

"Ayaaah, maafkan Sarah", tangis sarah meledak.

Ibunda Sarah yang sejak tadi duduk di samping Sarah segera memeluk Sarah.
"Sarah...kembalilah ke rumah suamimu. Ia orang baik nak. Bantulah suamimu berbakti kepada orang tuanya. Bantu suamimu menggapai surganya, dan dengan sendirinya, ketaatanmu kepada suamimu bisa menghantarkanmu ke surga".

Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.Sarah hanya menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya. Bathinnya sakit, menyesali sikapnya. Sarah pun pulang menghadap suaminya dan sambil menangis memohon maaf kepada suaminya atas prasangka yg salah selama ini.

Di lain hari, Sarah pun mengikuti suaminya bersilaturahmi kepada Ibu kandung suaminya alias mertua dirinya.Suaminya meneteskan air mata menatap istrinya yg di tangan istrinya tertenteng 4 liter minyak goreng untuk mertuanya. Tetesan air mata suami bukan masalah jumlah liternya
tapi karena perubahan istrinya yg senang dan nampak ihlas hendak datang kepada orang tuanya alias mertua istrinya.

Seterusnya Sarah berjanji dalam hatinya, untuk menjadi istri yang taat pada suaminya. Sesekali waktu, Sarah bukan mengajak suaminya ke Mall tapi minta anjangsana ke rumah mertuanya dan juga orang tuanya.

Subhanallah....


TEKANAN HIDUP MEMBUAT DIRI KITA KUAT


Filosofi, petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dalam lubang pasir, lalu ditutup dengan batu.

Mengapa biji ditutup batu?
Untuk memaksa pohon kurma Berjuang kalau MAU tumbuh ke atas. Saat Pertumbuhan BATANG mengalami HAMBATAN, pertumbuhan AKAR ke dalam tanah menjadi MAKSIMAL. Setelah akarnya kuat, biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan menggulingkan batu yang menekannya.

"Ditekan dari atas, supaya akarnya kuat."

Bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa?

Tuhan mengizinkan tekanan hidup datang, bukan untuk melemahkan atau menghancurkan. Sebaliknya untuk membuat kita KUAT. Tekanan membuat SIKAP Tumbuh Kuat. Saat Sikap Kuat,  ia akan menggulingkan masalah yang menekan dan anda akan keluar menjadi Pemenang Kehidupan.

Milikilah Cara Pandang Yg Benar :
"Bahwa Tekanan Hidup Tidak Melemahkan, Justru  Setiap Tekanan Semakin Menguatkan."

TIADA DAYA DAN KEKUATAN SELAIN DARI ALLAH



ISTRI KEDUA

Abdullah bin Syekh Hasan al Jibrati menikah dengan Fatimah binti Ramadhan Jalabi. Fatimah ini figur isteri yang baik dan berbakti. Di antara kebaikannya, ia biasa membelikan suaminya pakaian yang bagus-bagus dengan uangnya sendiri, demikian pula untuk membelikan pakaian serta perhiasannya sendiri. Ia tidak pernah meminta uang kepada suami, atau menggunakan uang belanja keluarga. Begitu baiknya, sampai-sampai ia diam saja dan tidak merasa cemburu melihat suaminya suka membeli budak perempuan. Kesetiaannya tidak menjadi luntur; sama sekali tidak terpengaruh. Atas semua itu ia berharap beroleh balasan pahala yang berlipat ganda dari Allah.

Pada tahun 1156 Hijriyah, Abdullah pergi haji. Di Mekah ia berkenalan dengan orang bemama Umar al Halbi. Ia dipesan untuk membeli seorang budak perempuan berkulit putih, masih perawan, dan bertubuh langsing. Pulang dari ibadah haji, ia mencari budak perempuan dengan ciri-ciri tersebut, dan cukup lama ia baru mendapatkannya. Abdullah memperkenalkan budak perempuan yang baru dibelinya itu kepada isterinya. Tetapi sang istri sama sekali tidak tersinggung. Ia bahkan menganggapnya sebagai puterinya sendiri. Lama-kelamaan keduanya saling mencintai, dan tidak mau berpisah selamanya. 

"Jadi bagaimana ini?" tanya Abdullah kepada isterinya.

"Begini saja,"jawab sang isteri,
"Aku ganti uangnya, lalu kamu belikan budak yang lain." 

"Baiklah," kata Abdullah setuju. 

Oleh Fatimah, budak perempuan yang baru dibelinya itu dimerdekakan, dan dinikahkan dengan suaminya. Bahkan, ia menyediakan kamar tersendiri untuk madunya tersebut. 

Pada tahun 1165 Abdullah memboyong isteri keduanya ini ke rumah sendiri. Tetapi, istri pertama tetap merasa berat untuk berpisah barang sesaat pun, meski ia telah memiliki beberapa orang anak. 

Pada tahun 1182 isteri kedua jatuh sakit, lalu disusul oleh isteri pertama. Kian lama sakit keduanya kian parah. Tengah hari, isteri kedua memaksakan diri bangun dari pembaringan. Ia menangis melihat isteri pertama dalam keadaan pingsan. Ia berdoa,

"Tuhan, jika Engkau takdirkan ia meninggal, jangan ia mendahuluiku." 

Benar... Malamnya, isteri kedua itu meninggal dunia. Ia disemayamkan di samping isteri pertama. Saat menjelang subuh, ia siuman. Sambil meraba-raba ia membangunkan madunya. Namun, ia menjadi lunglai ketika diberitahu bahwa madunya sudah meninggal. Ia menangis melolong-lolong hingga tengah hari. Setelah ikut menyaksikan madunya dimandikan, ia pun kembali ke pembaringannya. Petang hari ia meninggal dunia, dan jenazahnya dimakamkan pada hari berikutnya. 

Sumber: 'Aja'ib al Atsar, al Jibrati 
Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia


Tips Seorang Ibu agar Tetap cantik

Suatu pagi, seorang anak gadis bertanya pada ibunya :
"Ma.. mama selalu terlihat cantik.. Aku ingin seperti Mama, tolong beritahu aku caranya, Ma.."

Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang Ibu menjawab :
  • Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik.
  • Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapa pun.
  • Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain.
  • Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan untuk fakir miskin.
  • Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah diperbuat orang kepadamu.
  • Untuk wajah putih bercahaya, bersihkanlah kekotoran batinmu. 

Anakku…
  • Janganlah sombong akan kecantikan fisik, karena itu akan pudar oleh waktu, dan ingatlah bahwa kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian.
  • Biasakanlah untuk mengucapkan empat kata kepada siapapun dengan santun : terima kasih, maaf, tolong dan permisi.
  • Jika kamu benar, maka kamu tidak perlu marah.
  • Jika kamu salah, maka kamu wajib minta maaf.
  • Kesabaran dengan keluarga adalah kasih.
  • Kesabaran dengan orang lain adalah hormat.
  • Kesabaran dengan diri sendiri adalah keyakinan.
  • Kesabaran dengan Allah adalah Iman.
  • Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa air mata.
  • Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa ketakutan. 

Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa keceriaan. Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat kamu pedih atau lebih baik. Setiap masalah yang timbul bisa menghancurkan atau menguatkanmu. Pilihan ada padamu, apakah kamu akan memilih menjadi korban atau pemenang..

Carilah hati yang indah dan bukan wajah yang cantik. Hal-hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal-hal yang baik akan selalu indah.


10 KUNCI AGARA HATI & JIWA TENANG DAN TENTRAM



Minimal  ada 10 kunci agar hati & jiwa kita selalu  tenang dan  tentram yaitu :

1. TIDAK MEMBENCI
Jangan pernah  membenci seseorang,  walaupun dia telah berbuat kesalahan kepada kita, mungkin saja Tuhan sedang membersihkan kotoran dosa kita lewat mereka. Yeah... namanya dicuci pastilah sakit rasanya.

2. TIDAK MERENGUT
Jangan berkeluh kesah & bersedih hati, seyogianya segera sadari bahwa semua sudah ada takdirNya dan terimalah kenyataan.

3. HIDUP SEDERHANA
Hiduplah sederhana & sewajarnya walaupun punya  kedudukan tinggi & harta melimpah. Hindari banyak gaya.

4. BERPRASANGKA BAIK
Senantiasa berfikir positif meskipun silih berganti menghadapi masalah & musibah. Yakinlah bahwa semua adalah wujud kasih sayang dan kebijaksanaan Alloh. Mungkin juga kebaikan kita tidak cukup untuk mengangkat derajat sehingga harus ditopang dengan musibah, jangan lihat musibahnya tapi tunggulah dengan sabar anugrah yang akan kita terima setelah musibah.

5. SELALU TERSENYUM
Tersenyumlah walaupun hati sangat terluka. Karena senyum itu gratis.

6. SELALU MEMBERI
Membiasakan tangan diatas, meskipun kondisi lapang atau dalam kesempitan. Yakinlah memberi pada hakikatnya adalah menerima


7. BERDO'A TANPA SEPENGETAHUAN MEREKA
Senantiasa  mendo'akan kebaikan untuk saudaranya tanpa sepengetahuan darinya. Karena doa sirri jaminan di ijabah

8. TIDAK DENGKI & IRI HATI
Jangan iri & dengki dengan kejayaan teman-teman kita, berdo'alah semoga anda juga berjaya seperti dia, jika anda dengki dengan meng-aib-kan dia.. ingatlah bahwa segala amal baik kita pasti hangus.. karena Allah tidak menerima amal kebajikan orang yang iri & dengki.

9. MUDAH MEMAAFKAN
Jangan merasa lelah dan susah dalam memaafkan kesalahan orang lain, karena terdapat keluhuran budi & ketenangan di dalam memaafkan. Memaafkan bukti kedewasaan dan tanda kemenangan

10. HINDARI PERMUSUHAN
Jangan pernah menganggap orang yang berbeda pendapat sebagai lawan, tetapi anggaplah dia sebagai  kawan kita, perbedaanlah yang justru mendewasakan kita.

PENJUAL MINYAK WANGI DAN SEUNTAI KALUNG

Seorang pemuda tiba di Baghdad dalam perjalanannya menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Ia membawa seuntai kalung senilai seribu dinar. Ia sudah berusaha keras untuk menjualnya, namun tidak seorang pun yang mau membelinya. Akhirnya ia menemui seorang penjual minyak wangi yang terkenal baik, kemudian menitipkan kalungnya. Selanjutnya ia meneruskan perjalanannya. 

Selesai menunaikan ibadah hajiia mampir di Baghdad untuk mengambil kembali kalungnya. Sebagai ucapan terima kasih ia membawa hadiah untuk penjual minyak wangi itu. 

"Saya ingin mengambil kembali kalung yang saya titipkan, dan ini sekedar hadiah buat Anda"katanya. 

"Siapa kamu? Dan hadiah apa ini?," tanya penjual minyak wangi.

"Aku pemilik kalung yang dititipkan pada Anda," jawabnya mengingatkan. 

Tanpa banyak bicara, penjual minyak wangi menendangnya dengan kasar, sehingga ia hampir jatuh terjerembab dari teras kios, seraya berkata
"Sembarangan saja kamu menuduhku seperti itu." 

Tidak lama kemudian orang-orang berdatangan mengerumuni pemuda yang malang itu. Tanpa tahu persoalan yang sebenarnya, mereka ikut menyalahkannya dan membela penjual minyak wangi.

"Baru kali ini ada yang berani menuduh yang bukan-bukan kepada orang sebaik dia," kata mereka. 

Laki-laki itu bingung. Ia mencoba memberikan penjelasan yang sebenarnya. Tetapi mereka tidak mau mendengar, bahkan mereka mencaci maki dan memukulinya sampai babak belur dan jatuh pingsan. Begitu siuman, ia melihat seorang berada di dekatnya.

"Sebaiknya kamu temui saja Sultan Buwaihi yang adil; ceritakan masalahmu apa adanya. Saya yakin ia akan menolongmu," kata orang yang baik itu. 

Dengan langkah tertatih-tatih pemuda malang ini menuju kediaman Sultan Buwaihi. Ia ingin meminta keadilan. Ia menceritakan dengan jujur semua yang telah terjadi. 

"Baiklah, besok pagi-pagi sekali pergilah kamu menemui penjual minyak wangi itu di tokonya. Ajak ia bicara baik-baik. Jika dia tidak mau, duduk saja di depan tokonya sepanjang hari dan jangan bicara apa-apa dengannya. Lakukan itu sampai tiga hari. Sesudah itu aku akan menyusulmu. Sambut kedatanganku biasa-biasa saja. Kamu tidak perlu memberi hormat padaku kecuali menjawab salam serta pertanyaan-pertanyaanku," kata Sultan Buwaihi. 

Pagi-pagi buta pemuda itu sudah tiba di toko penjual minyak wangi. Ia minta izin ingin bicara, tetapi ditolak. Maka seperti saran Sultan Buwaihi, ia lalu duduk di depan toko selama tiga hari, dan tutup mulut. 

Pada hari keempat, Sultan datang dengan rombongan pasukan cukup besar. 

"Assalamu'alaikum," kata Sultan. 

"Wa'alaikum salam," jawab pemuda acuh tanpa gerak. 

"Kawan, rupanya kamu sudah tiba di Baghdad. Kenapa Anda tidak singgah di tempat kami? Kami pasti akan memenuhi semua kebutuhan Anda," kata Sultan. 

"Terima kasih," jawab pemuda itu acuh, dan tetap tidak bergerak.

Saat Sultan terus menanyai pemuda ini, rombongan pasukan yang berjumlah besar itu maju merangsak. Karena takut dan gemetar melihatnya, si penjual minyak wangi jatuh pingsan. Begitu siuman, keadaan di sekitarnya sudah lengang. Yang ada hanya sang pemuda, yang masih tetap duduk tenang di depan toko. Penjual minyak wangi menghampirinya dan berkata: 

"Sialan! Kapan kamu titipkan kalung itu kepadaku? Kamu bungkus dengan apa barang tersebut? Tolong bantu aku mengingatnya." 

Si Pemuda tetap diam saja. Ia seolah tidak mendengar semuanya. Penjual minyak wangi sibuk mondar-mandir kesana kemari mencarinya. Sewaktu ia mengangkat dan dan membalikkan sebuah guci, tiba-tiba jatuh seuntai kalung. 

"Ini kalungnya. Aku benar-benar lupa. Untung kamu mengingatkan aku," katanya. 

Sumber: Akhbar Adzkiya, Ibn Al-Jauzi 


Hukum Bersenggama Saat Puasa Ramadhan


Abdurrahman bin Al-Hakam, Amir Andalusia, mengundang sejumlah ahli fiqih di kediamannya. Ia sedang menghadapi masalah pelik. Pada siang hari bulan Ramadhan telah melakukan hubungan seksual dengan budak perempuannya.Saat itu ia benar-benar tidak sanggup menahan hasrat birahinya. Ia ingin bertanya kepada para ulama ahli fiqih bagaimana cara bertaubat dan membayar kafarat. 

"Selain bertaubat kepada Allah dengan sungguh-sunguh, Engkau harus berpuasa dua bulan berturut-turut," kata seorang ulama bernama Yahya bin Yahya Al-Laitsi. 

Ulama-ulama yang lain diam saja: tak seorang pun menyanggahnya, mendengar jawaban Yahya tersebut. Tetapi, begitu keluar dari kediaman sang Amir, beberapa lama menghampiri Yahya dan bertanya,

"Mengapa engkautadi tidak memberikan fatwa berdasarkan Imam Malik? Sehingga ia bisa memilih tiga sanksi secara berurutan: memerdekakan budak, atau memberikan makan sejumlah orang miskin, baru berpuasa selama dua bulan berturut-turut." 

"Kalau itu yang aku sampaikan, keenakan dia, mungkin setiap hari akan mengulangi  perbuatannya itu karena baginya memerdekakan budak itu masalah yang ringan. Aku sengaja pilihkan yang paling berat, supaya tidak mengulanginya lagi." jawab Yahya. 

Sumber: Wafyat Al-A'yan, Ibnu Khalkan 



Inilah Pekerjaan Yang akan Hilang Akibat "Disruption"


Oleh : Rhenald Kasali
Mungkin Anda sempat menerima video tentang Google Pixel Buds. Wireless headphone seharga 159 dollar AS yang akan beredar bulan depan ini, dipercaya berpotensi menghapuskan pekerjaan para penerjemah. Headphone ini mempunyai akses pada Google Assistant yang bisa memberikan terjemahan real time hingga 40 bahasa atas ucapan orang asing yang berada di depan Anda.

Teknologi seperti ini mengingatkan saya pada laporan PBB yang dikeluarkan oleh salah satu komisi yang dibentuk PBB – On Financing Global Opportunity – The Learning Generation (Oktober 2016). Dikatakan, dengan pencepatan teknologi seperti saat ini, hingga tahun 2030, sekitar 2 miliar pegawai di seluruh dunia akan kehilangan pekerjaan. Tak mengherankan bila mulai banyak anak-anak yang bertanya polos pada orang tua, “mama, bila aku besar, nanti aku bekerja di mana?”


Otot Diganti Robot
Perlahan-lahan teknologi menggantikan tenaga manusia. Tak apa kalau itu membuat kita menjadi lebih manusiawi. Semisal kuli angkut pelabuhan yang kini diganti crane dan forklift. Tak hanya di pelabuhan, di supermarket pun anak-anak muda beralih dari tukang panggul menjadi penjaga di control room. Itu sebabnya negara perlu melatih ulang SDM-nya secara besar-besaran dan menyediakan pekerjaan alternatif seperti pertanian atau jasa-jasa lain yang masih sangat dibutuhkan. Tetapi teknologi tak hanya mengganti otot. Manusia juga menggunakan teknologi untuk menggantikan pekerjaan-pekerjaan yang berbahaya.

Di sini kita sudah melihat robot dipakai untuk memasuki rumah yang dikuasai teroris dan memadamkan api. Sekarang kita mendengar tenaga-tenaga kerja yang bertugas di pintu tol akan diganti dengan mesin. Pekerjaan di pintu-pintu tol semakin hari memang semakin berbahaya, baik bagi kesehatan (asap karbon kendaraan), keamanan maupun kenyamanan (tak dilengkapi toilet). Sehingga, memindahkan mereka ke control room atau pekerjaan lain tentu lebih manusiawi.

Tetapi, teknologi juga menggantikan jarak sehingga pusat-pusat belanja yang ramai dan macet tiba-tiba sepi karena konsumen memilih belanja dari genggaman tangannya dan barangnya datang sendiri.
Maka sejak itu kita menyaksikan pekerjaan-pekerjaan yang eksis 20 tahun lalu pun perlahan-lahan akan pudar. Setelah petugas pengantar pos, diramalkan penerjemah dan pustakawan akan menyusul.
Bahkan diramalkan profesi dosen pun akan hilang karena kampus akan berubah menjadi semacam EO yang mengorganisir kuliah dari ilmuwan-ilmuwan kelas dunia. Kasir di supermarket, sopir taksi, loper koran, agen-agen asuransi, dan sejumlah besar akuntan juga diramalkan akan berkurang. Kita tentu perlu memikir ulang pekerjaan-pekerjaan yang kita tekuni hari ini.

Pekerjaan-pekerjaan Baru
Sebulan yang lalu, di Cambridge – UK, saya menerima kunjungan dari teman-teman saya yang sedang melanjutkan study S2. Salah satunya, Icha yang sedang duduk di program S2 bidang perfilman.

Saya pun menggali apa saja yang ia pelajari dan  rencana-rencana ke depan yang bisa dijembatani yayasan yang saya pimpin. Icha bercerita tentang ilmu yang didapatnya.
“Kami disiapkan untuk hidup mandiri,” ujarnya.

Masa depan industri perfilman bukan lagi seperti yang kita kenal. Semua orang kini bisa membuat film tanpa produser dan middlemanseperti yang kita kenal. Kami diajarkan menjadi produser indies, tanpa aktor terkenal dengan kamera sederhana, dan pasarkan sendiri via Netflix.

Ucapan Icha sejalan dengan Adam, putera saya yang sedang mengambil studi fotografi di School of Visual Arts, New York. Ia tentu tidak sedang mempersiapkan diri menjadi juru potret seperti yang kita kenal selama ini, melainkan mempersiapkan keahlian baru di era digital yang serba kamera. Adam bercerita tentang arahan dosennya yang mirip dengan Icha di UK.
“Sepuluh tahun pertama, jangan berpikir mendapatkan gaji seperti para pegawai. Hidup mandiri, membangun keahlian dan persiapkan diri untuk 20 tahun ke depan. Tak mau susah, tak ada masa depan,” ucapnya menirukan advis para dosen yang rata-rata karyanya banyak bisa kita lihat di berbagai galeri internasional.

Adam dilatih hidup mandiri, berjuang sedari dini dari satu galeri ke galeri besar lainnya. Dari satu karya ke karya besar lainnya. Memang, pekerjaan-pekerjaan lama akan banyak memudar walau tidak hilang sama sekali. Seperti yang saya ceritakan dalam buku baru saya, Disruption, pada pergantian abad 19 ke abad 20, saat mobil menggantikan kereta-kereta kuda. Ribuan peternak dan pekerja yang menunggu pesanan di bengkel-bengkel kereta kuda pun menganggur. Namun pekerjaan-pekerjaan baru seperti montir, pegawai konstruksi jalanan, pengatur lalu lintas, petugas asuransi, dan sebagainya pun tumbuh. Kereta-kereta kuda tentu masih bisa kita lihat hingga hari ini, mulai dari jalan Malioboro di Yogyakarta sampai di kota New York, Paris, atau London melayani turis. Tetap ada, namun tak sebanyak pada eranya.

Namun pada saat ini kita pun menyaksikan munculnya pekerjaan-pekerjaan baru yang tak pernah kita kenal 10-20 tahun lalu: Barista, blogger, web developer, apps creator/developer, smart chief listener, smart ketle manager, big data analyst, cyber troops, cyber psichologyst, cyber patrol, forensic cyber crime specialist, smart animator, game developer, smart control room operator, medical sonographer, prosthodontist, crowd funding specialist, social entrepreneur, fashionista and ambassador, BUMN v Developer, Cloud computing services, cloud service specialist, Dog Whisperer, Drone operator dan sebagainya.

Kelak, bila Blockchain Revolusion seperti yang ditulis ayah-anak Don-Alex Tapscott menjadi kenyataan, maka bukan hanya mesin ATM yang menjadi besi tua, melainkan juga mesin-mesin EDC. Ini tentu akan merambah panjang daftar pekerjaan-pekerjaan lama yang akan hilang. Jangan Tangisi Masa Lalu

Di beberapa situs kita pasti membaca kelompok yang menangisi hilangnya ribuan atau bahkan jutaan pekerjaan-pekerjaan lama. Ada juga yang menyalahkan pemimpinnya sebagai masalah ekonomi.  Tentu juga muncul kelompok-kelompok penekan yang seakan-akan sanggup menjadi “juru selamat” PHK. Namun perlu disadari gerakan-gerakan itu akan berujung pada kesia-siaan. Kita misalnya menyaksikan sikap yang dibentuk oleh tekanan-tekanan publik seperti itu dari para gubernur yang sangat anti bisnis-bisnis online.

Mungkin mereka lupa, dunia online telah menjadi penyedia kesempatan kerja baru yang begitu luas. Larangan ojek online misalnya, bisa mematikan industri kuliner dan olahan rumah tangga yang menggunakan armada go-food dan go-send. Berapa banyak tukang martabak yang kini tumbuh seperti jamur di musim hujan, rumah makan ayam penyet dan pembuat sabun herbal yang juga diantar melalui gojek.

Sama halnya dengan menghambat pembayaran noncash di pintu-pintu tol, kita mungkin kehilangan kesempatan untuk memberikan pelayanan-pelayanan baru yang lebih manusiawi dan lebih aman. Satu hal yang pasti, kita harus mulai melatih anak-anak kita menjadi pekerja mandiri menjelajahi profesi-profesi baru. Ketika mesin dibuat menjadi lebih pandai dari manusia, maka pintar saja tidak cukup.

Anak- anak kita perlu dilatih hidup mandiri dengan mental self-driving, self-power, kreatifitas dan inovasi, serta perilaku baik dalam melayani dan menjaga tutur katanya di dunia maya.

BAIK MENURUT ALLAH PASTI BAIK UNTUK KITA

Keberuntungan kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. Karena itulah takdir mereka. Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu. Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan. Boleh jadi dipecatnya engkau dari pekerjaan adalah suatu maslahat. Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu. Boleh jadi engkau membenci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui Sedangkan engkau tidak mengetahui.

Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas izin Allah. Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan. Perbanyaklah bersyukur,  Alhamdulillah,  itu yang akan mendatangkan kebahagiaan. Terus ucap alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya. 

Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa kita hidup sejahtera. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, ucapkan sampai engkau tak mampu lagi mengucapkannya.

Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada masa lalu yang menghantuimu. Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang membuatmu gelisah. Namun lihatlah ke atas karena di sana ada Allah yang membuatmu bahagia.

Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian. Tapi kawanan domba selalu bergerombol. Jari-jari juga demikian; kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol dia yang paling jauh diantara keempat itu. Namun perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri, yang jauh dari mereka. Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah jumlah teman yang ada di sekelilingmu akan tetapi banyaknya cinta dan manfaat yang ada di sekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka.

Menyibukkan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah; yaitu kebosanan, kehinaan, dan kemiskinan. Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa rumus kegagalan adalah sikap "asal semua orang  "

Teman itu seperti anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, maka hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui. Hidup ini akan terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali. Berlapang dadalah, maafkanlah, dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena engkau, mereka, dan kita semua, semuanya akan berpulang kepadaNya.

Jangan tinggalkan sholatmu sekalipun. Karena jutaan manusia yang berada di bawah tanah, sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup mereka akan bersujud kepada Allah SWT walau sekali sujud. Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi. Jangan bersandar kepada manusia karena ia akan pergi. Tapi bersandarlah kepada Allah SWT, Tuhan YME, karena Dialah yang menentukan segala sesuatu.

Subhanallah wa bihamdihi subhanallah hiladzim.



Renungan Steve Jobs saat terbaring di RS

Kata2 terakhir Steve Jobs sebelum meninggal:

Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan, seakan-akan harta dan diriku tidak terpisahkan, karena selain kerja, hobiku tak banyak. Saat ini aku berbaring di rumah sakit, merenungi jalan kehidupanku, kekayaan, nama, dan kedudukan, semuanya itu tidak ada artinya lagi. Malam yang hening, cahaya dan suara mesin di sekitar ranjangku, bagaikan nafasnya maut kematian yang mendekat pada diriku.

Sekarang aku mengerti, seseorang asal memiliki harta secukupnya untuk digunakan dirinya, dan membantu sesama itu sudah cukup. Mengejar kekayaan tanpa batas itu bagaikan monster yang mengerikan. Tuhan memberi kita organ-organ perasa, agar kita bisa merasakan cinta kasih yang terpendam dalam hati kita yang paling dalam. Tapi bukan kegembiraan yang datang dari kehidupan yang mewah, itu hanya ilusi saja.

Harta kekayaan yang aku peroleh saat aku hidup, tak mungkin bisa aku bawa pergi. Yang aku bisa bawa adalah kasih yang murni yang selama ini terpendam dalam hatiku. Hanya cinta kasih itulah yang bisa memberiku kekuatan dan terang.

Ranjang apa yang termahal di dunia ini?
Ranjang orang sakit. Orang lain bisa bukakan mobil untukmu, orang lain bisa kerja untukmu, tapi tidak ada orang bisa menggantikan sakitmu. Barang hilang bisa didapat kembali, tapi nyawa hilang tak bisa kembali lagi. Saat kamu masuk ke ruang operasi, kamu baru sadar bahwa kesehatan itu betapa berharganya.

Kita berjalan di jalan kehidupan ini. Dengan jalannya waktu, suatu saat akan sampai tujuan. Bagaikan panggung pentas pun, tirai panggung akan tertutup, pentas telah berakhir. Yang patut kita hargai dan sayangi adalah hubungan kasih antar keluarga, cinta akan suami-istri dan juga kasih persahabatan antar-teman. Berbagilah yang kita punya utk kebaikan di sekeliling  kita......

HARGAI SETIAP DETIK_  

DALAM KEHIDUPAN KITA, ISI HIDUP KITA DENGAN PERKARA PERKARA YANG TIDAK BISA DIBELI DENGAN UANG ....


ADA EMPAT ALAM SURGA

Alam surga materi ; menikmati makan , minum, seks. Sifatnya terbatas karna ruang perut terbatas untuk diisi makan minum yang terlalu banyak. Karna tenaga terbatas untuk melampiaskan hasrat seksual yang terlalu sering.

Alam surga hayal atau alam imajinasi ; menikmati musik, nonton film, main game, chat, jalan-jalan ke mall, membaca novel. Sifatnya lebih luas daripada kenikmatan surga alam materi. Karna dapat menikmati rasa, suara, karya seni, namun tidak terperangkap dalam ruang berbobot dan bermassa. Meski pun juga masih terbatas karna masih dalam bungkusan alam materi. Menghayal kelamaan ya tetap capek. Mendengarkan musik kebanyakan ya tetap bosan. Tubuh tak sanggup mengimbangi daya hayal.

Surga alam akal ; menikmati pengetahuan, melezati kebijaksanaan, menggairahi keadilan, menyemangati perjuangan, merasakan kebahagiaan pelayanan. Surga ini lebih tinggi dari pada surga alam materi dan alam hayal. Surganya Einstein saat dia dapat soal-soal rumit dunia fisika. Surganya Theresa saat dia dapat melayani rakyat miskin di India dst. Surganya Gandhi saat dia dapat berlaku bijak,

Surga alam ruhani ; ini surga tertinggi dari semua surga. Surga ini tak terbungkus materi, tak berpola imajinasi, tak berbentuk dan tak bermassa. Tapi dia ada. Untouchable. Unthinkable. Unimaginable. Unseen. Unlogicable. Tidak ada rasa. Tak ada bentuk. Tak ada dimensi.

Pernahkah engkau melihat Cinta?
Apa warnanya?
Bagaimana bentuknya?
Berapa bobotnya?
Pasti tidak pernah. Tapi kan ada rasanya, ya itu efeknya. Tapi kan ada sensasinya ya itu hanya efeknya. Cinta itu melampaui sensasi dan rasa.

Jika kamu masuk dalam dunia cinta kamu lupa segalanya. Kamu tenggelam di samudra cinta. Itulah alam surga spiritual. Alam surga ruhani. Alam kedekatan dengan Tuhan. Alam cinta.

Cinta melampaui seks. Seks bisa dilakukan binatang sekalipun. Hanya manusia yang mabuk pesona cinta. Jika caramu melihat kitab suci dengan ukuran alam materi, surga yang adalah kebahagiaan dan klimaks mabuk cinta Tuhan, kamu bayangkan sebagai kegiatan mengumbar nafsu seumpama pesta seks yang tertanam dalam hayalanmu.

RENUNGAN TENTANG KIAMAT


Suatu tanda bahwa hari kebangkitan akan tiba sebentar lagi::
4:00 pagi kita bangun solat subuh, kemudian kita bersiap-siap untuk ke tempat kerja, sampai kantor pukul 7:00 pagi, tapi hari masih gelap. Mungkin kita anggap hari ini akan hujan, jadi abaikan.

Masuk kantor, bekerja dan kita lihat pukul 12:00 siang, sudah waktunya makan siang, tapi keadaan masih tetap gelap. Keluar pintu kantor, suasana masih gelap, hitam pekat seperti malam, mungkin masih bisa dianggap hari ini akan hujan lagi. Jadi abaikan saja.

Tapi kalau pukul 14:00  pun hari masih gelap,  pertanda apa itu?

Keesokkan pun sama, nonton tv semua orang kalang kabut menceritakan bahawa dunia ini sudah tidak ada lagi siangnya dan begitu juga dengan lusa masih tidak ada lagi matahari..

Tetapi pada hari keempat kita bangun pagi, kita dapat melihat matahari, tetapi jangan terkejut karena matahari telah terbit dari sebelah barat. Kehebatan ahli dunia akan mengatakan itu fenomena alam, tapi sadarkah, itulah pertanda besar yang paling awal sebelum tibanya hari kiamat!!

Maka telah tertutuplah pintu taubat

Saat itu, kita akan lihat satu fenomena luar biasa di mana golongan kaya akan keluarkan semua hartanya utk diinfakkan, Golongan yang tidak pernah baca quran, akan rela 24 jam untuk baca Al qur'an. Golongan yang tak pernah solat jama'ah akan berlari-lari dan berbondong bondong menunaikan solat secara berjemaah, tapi sayangnya semuanya sudah tidak berguna lagi. Karena Kiamat telah terjadi

Bismillahirrahmanirrahim.

Kenapa kita tidur saat Allah memanggil?
Tapi kita sanggup menahan kantuk saat menonton film atau menonton tv selama 3 jam?

Kenapa kita bosan saat baca al-qur'an?
Melainkan kita lebih rela membaca timeline twitter, wall facebook, novel atau buku lain?

Melihat tv pagi, siang, malam?
Kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah?
Tapi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh?
Kenapa masjid semakin kecil dan sepi ?
Tapi bar dan club, mall semakin besar dan ramai ?
Kenapa kita lebih sangat senang menyembah ARTIS?

Tapi sangat susah untuk menemui ALLAH?

Pikirkan itu !!!

Bacalah

KIAMAT menurut Agama Islam di tandai dgn:
- Kemunculan Imam Mahdi
- Kemunculan Dajjal
- Turunnya Nabi Isa (AS)
- Kemunculan Yakjuj dan Makjuj
- Terbitnya matahari dari Barat ke Timur
- Pintu pengampunan akan ditutup
- Dab'bat al-Ard akan keluar dari tanah & akan menandai muslim yang sebenar2nya
- Kabut selama 40 Hari akan mematikan semua orang beriman sejati shg mereka tidak perlu mengalami tanda2 kiamat lainnya
- Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan.
- Pemusnahan/runtuhnya Kabah
- Tulisan dalam Al-Quran akan lenyap
- Sangkakala akan ditiup pertama kalinya membuat semua makhluk hidup merasa bimbang dan ketakutan
- Tiupan sangkakala yang kedua kalinya akan membuat semua makhluk hidup mati dan yg ketiga yang membuat setiap makhluk hidup bangkit kembali

Nabi MUHAMMAD SAW telah bersabda:
"Barang siapa yg mengingatkan ini kepada orang lain, akan Ku buatkan tempat di syurga baginya pada hari penghakiman kelak"

Allah berfirman :
"jika engkau lebih mengejar duniawi daripada mengejar dekat denganKu maka Aku berikan, tapi Aku akan menjauhkan kalian dari syurgaKu"

Itulah yg dimaksud dajjal yg bermata satu: artinya hanya memikirkan duniawi daripada akhirat.

MENANGKAP MAKNA SUMPAH PEMUDA


Tidak seorangpun yang menghitung-hitung berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya. Begitulah Pidato Presiden Pertama Republik Indonesia, Bapak Ir. Soekarno pada Hari Ulang Tahun Republik Indonesia tahun 1956. Beliau selalu menanamkan semangat kepada para pemuda waktu itu agar dapat berjuang sebaik-baiknya dan melakukan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

Tema Hari Ulang Tahun (HUT) Sumpah pemuda yang ke-89 tahun 2017 ini adalah “Berani Bersatu”. Maksud tema ini adalah kita sebagai bangsa Indonesia dengan segala heterogenitasnya dan diberi kekayaan alam yang melimpah, budaya, dan kekayaan sumber daya manusia yang luar biasa diharapkan untuk dapat bersatu padu dalam tujuan membangun bangsa Indonesia menuju rakyat yang berakhlak mulia, aman, tentram dan sejahtera.

Belum pernah ada dalam sejarah sekelompok manusia yang terdiri dari ratusan suku bangsa, yang mendiami wilayah seluas Nusantara, yang memiliki ratusan ragam bahasa, kemudian menjelma menjadi bangsa yang satu, bertanah-air satu, dan berbahasa satu. Bangsa Romawi dan Yunani di masa lalu dalam puncak kejayaannya, tidak mencapai kesatuan bangsa-wilayah-bahasa. Tidak juga Amerika Serikat dan Cina di zaman modern ini. Hanya bangsa Indonesia yang mampu meraih pencapaian ini.

28 Oktober 1928 lahir sebuah pergerakan pemuda Indonesia, yang lahir dari semangat juang pemuda untuk merebut kemerdekaan dari jajahan negara Belanda pada saat itu, maka bersatulah jong Java, jong Sumateranen bond, jong Minahasa, jong Ambon dan lainnya, sebagai bentuk untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika maka pemuda Indonesia pada saat itu menyepakati sumpah pemuda, yang berbunyi :

Kami putra putri Indonesia bersumpah berbangsa satu bangsa Indonesia,
Kami putra dan putri Indonesia bersumpah bertanah air satu tanah air Indonesia,
Kami putra dan putri Indonesia bersumpah berbahasa satu bahasa Indonesia.

Sederetan penggerak perjuangan bangsa rata-rata adalah pemuda. Kartini ketika menyuarakan Cri de Coueur (jeritan hati nurani) berusia 20 tahunan. Soekarno juga baru berusia 26 tahun ketika menjadi pemimpin Partai Nasional Indonesia. Tan Malaka mulai aktif di pergerakan saat berusia 16 tahun. Mohammad Hatta belum genap 25 tahun usianya saat mendirikan Perhimpunan Indonesia di Belanda. Begitu juga Sutomo, Gunawan Mangunkusumo beserta tokoh-tokoh yang lain mendirikan Boedi Oetomo saat berusia 20-25 tahun. HOS Tjokroaminoto saat memimpin Syarikat Islam juga berusia 25 tahun. Wikana, Chaerul Saleh, dan Soekarni saat memaksa Soekarno memproklamasikan kemerdekaan.

Deklarasi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 telah membuktikan semangat pemuda untuk menyatukan diri dalam melawan penjajahan Kolonial Belanda untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia sepenuhnya. Lahirnya sumpah pemuda, tidak terlepas dari situasi konkrit rakyat Indonesia saat itu. Rakyat Indonesia saat itu dibelenggu kolonial Belanda dengan penindasan yang begitu hebat, baik keterhisapan melalui perampasan hak-hak dasar secara universal maupun personal.

Pemuda adalah pemegang peranan penting bagi berlangsungnya kehidupan suatu bangsa. Pemudalah yang menerima tongkat estafet strategis dalam meneruskan perjuangan generasi tua. Karena itu, dalam setiap masanya, Pemuda selalu menjadi perhatian dan di pundaknyalah harapan besar dipertaruhkan untuk membina zaman yang akan datang. Karena perannya yang sangat strategis tersebut dan menentukan bagi baik dan buruknya kehidupan.
Semangat Sumpah Pemuda yang begitu kuat dari putra dan putri bangsa mampu mendobrak sekat-sekat keberagaman (pluralitas) bangsa tanpa mengorbankan keberagaman itu sendiri. Karena pengalaman menunjukan bahwa, perbedaan dalam keberagaman kehidupan berbangsa tidak akan mampu menjadi sebuah kekuatan yang besar, sinergis dan konstruktif apabila perbedaan dalam keberagaman itu tidak disatukan menjadi satu kesatuan yang utuh sebagai sebuah bangsa.

Seharusnya Sumpah Pemuda menjadi nilai utama dan keyakinan serta selanjutnya menjadi penginspirasi nilai yang terintegrasi dalam nilai-nilai baru dan menjadi seperangkat nilai yang diyakini kebenarannya dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Kemudian untuk merekatkan tali persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, bahasa Indonesia digunakan sebagai alat komunikasi. Tidak sebatas sebagai alat komunikasi saja tetapi berperan dan berfungsi sebagai proses membangun hubungan, dan membangun kepercayaan antar warga bangsa.

Pemuda hari ini adalah generasi pemimpin bangsa 10 hingga 20 tahun yang akan datang. Karena itu juga harus memiliki kekuatan moral dan intelektual. Sebuah pepatah berbunyi:
"Sesungguhnya di tangan dan langkah pemudalah urusan dan hidupnya sebuah bangsa."
Inilah redefinisi partriotisme pemuda Indonesia masa kini, yang tidak kalah agung dari patriotisme pemuda Indonesia 1928 ketika mencetuskan Sumpah Pemuda. Melalui redefinisi tersebut Indonesia akan selangkah lebih dekat mewujudkan impian menjadi bangsa yang besar di pentas dunia dengan berpijak pada kearifan nasional dan keahlian putra putri bangsa sendiri.

Bung Karno pernah berpesan, janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segitiga warna. Selama masih ada ratap tangis digubuk-gubuk kita pekerjaan selesai. Berjuanglah sebanyak-banyaknya keringat. Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, bangsa, dan tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir.

Kini, kemerdekaan sudah diraih, negara ini sudah berkembang, walaupun masih kembang kempis. Kita semua rakyat Indonesia tentunya harus memiliki satu tekad, meneruskan perjuangan para pendiri bangsa ini. Kemerdekaan yang mereka persembahkan harus diisi, dan tentunya semangat Sumpah Pemuda harus digelorakan dengan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Marilah kita bersatu, selalu melakukan kebaikan dan bekerja sebaik-baiknya.


Syukur Nikmat

Fabiayyi...aaala irrobbikumaa tukadzibun
Kenalan saya seorang perencana keuangan di Jakarta punya banyak klien dari kalangan artis, dia cerita waktu itu pernah dicurhati seorang artis yang tiap hari nongol di tv, terkenal dimana-mana, tapi buat bayar cicilan mobil 5 juta saja tidak punya..
Gaya hidup akhirnya meremukkan hidupnya.
Saya pernah kenal seorang presenter TV nasional, kalo sedang tampil rapi pakai jas rapi sekali, hanya sekali ketemu di seminar, dia minta nomer HP. Sebulan kemudian dia SMS..
"Mas, saya pinjam uangnya 1 juta bisa? Minggu depan saya kembalikan.."Walaaah..
Tahun 2009 malah ada vokalis band terkenal, saya kenal sejak 2003 ketika dulu masih kerja di EO sering saya ketemu waktu saya jadi stage manager. Lagunya ngehits di semua radio, satu sore ngajak ketemu.. Ujung-ujungnya pinjam uang dengan alasan ini itu.. Dan sampai hari ini tidak pernah dikembalikan hingga tahun-tahun berlalu..
Kisah Ustad Luqmanul Hakim gak kalah unik, waktu masih kuliah S2 di Malaysia dia diundang makan di sebuah restoran mewah oleh salah satukawannya. Ustad Luqman bahkan diminta memindahkan parkiran motor bututnya agar tidak menggangu pemandangan di halaman depannya. Usai makan, kawannya justru curhat dan minta nasehat, sambil menunjuk mobil mewah di halaman depan yang sudah 6 bulan cicilannyabelum terbayar..
Betul kan, rejeki dari Allah itu PASTI CUKUP untuk hidup, tapi TAK AKAN CUKUP untuk gaya hidup..
Kisah nyata sebaliknya dari Ustad Luqman,Seorang ibu tua dengan kain jarik datang ke sebuah masjid usai jumatan,panitia dan takmir sedang berkumpul sambil duduk menghitung uang hasil infak jamaah hari itu. Ketika ibu itu datang dengan baju sangat biasa dan berkain jarik, salah seorang dari mereka berdiri, mendekati ibu itu sambil berkata, "maaf bu, disini tidak menerima sumbangan.."Ibu itu membuka lipatan kain jariknya, mengeluarkan uang berwarna merah, biru, merah, biru, merah, biru.. berlembar-lembar banyaknya, sambil berkata"Maaf nak, saya mau ikut bersedekah untuk pembangunan masjid ini.. Iniuangnya mohon diterima.."Seketika para takmir itu menunduk, tak ada yang berani memandang wajah ibu itu.. Salah tingkah dan menahan malu...----------
Tulisan dari Ustad Salim A. Fillah ini juga menarik, menahan nafas membacanya..Tertulis dalam bukunya "Barakallahu Laka, Bahagianya Merayakan Cinta""
Suatu malam, Ustadz Muhammad Nazhif Masykur berkunjung ke rumah. Setelah membicarakan beberapa hal, beliau bercerita tentang tukang becak di sebuah kota di Jawa Timur"Ustadz Salim melanjutkan, “Ini baru cerita, kata saya.
Yang saya catat adalah, pernyataan misi hidup tukang becak itu, yakni:(1) jangan pernah menyakiti(2) hati-hati memberi makan istri."“Antum pasti tanya,” kembali Salim melanjutkan ceritanya sembari menirukan kata-kata Ustadz Muhammad."Tukang becak macam apakah ini, sehingga punya mission statement segala?".Saya juga takjub dan berulang kali berseru, “Subhanallah,” mendengar kisah hidup bapak berusia 55 tahun ini.
Tukang becak ini Hafidz Qira’at Sab’ah! Beliau menghafal Al-qur’an lengkap dengan tujuh lagu qira’at seperti saat ia diturunkan: qira’at ImamHafsh, Imam Warasy, dan lainnya.Dua kalimat itu sederhana.
Tetapi bayangkanlah sulitnya mewujudkan hal itu bagi kita.Jangan pernah menyakiti. Dalam tafsir beliau di antaranya adalah soal tarif becaknya.Jangan sampai ada yang menawar, karena menawar menunjukkan ketidakrelaan dan ketersakitan.Misalnya ada yang berkata, “Pak, terminal Rp 5.000 ya."
Lalu dijawab,“Waduh,enggak bisa, Rp 7.000 Mbak."Itu namanya sudah menyakiti. Makanya, beliau tak pernah pasang tarif.“Pak, terminal Rp 5.000 ya.”
Jawabnya pasti OK. “Pak, terminal Rp 3.000 ya."Jawabnya juga OK. Bahkan kalau,“Pak, terminal Rp 1.000 ya.” Jawabnyajuga sama, OK.Gusti Allah, manusia macam apa ini!Kalimat kedua, hati-hati memberi makan istri. Artinya, sang istri hanya akan makan dari keringat dan becak tuanya. Rumahnya berdinding gedek. Istrinya berjualan gorengan.
Stop! Jangan dikira beliau tidak bisa mengambil yang lebih dari itu. Harap tahu, putra beliau dua orang. HafidzAl-qur’an semua.Salah satunya sudah menjadi dosen terkenal di perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Jakarta. Adiknya, tak kalah sukses. Pejabat strategisdi pemerintah. Uniknya, saat pulang, anak-anak sukses ini tak berani berpenampilan mewah. Mobil ditinggal beberapa blok dari rumah. Semua aksesoris, seperti arloji dan handphone dilucuti. Bahkan, baju parlente diganti kaus oblong dan celana sederhana.Ini adab, tata krama.Sudah berulang kali sang putra mencoba meminta bapak dan ibunya ikutke Jakarta. Tetapi tidak pernah tersampaikan. Setiap kali akan bicara serasa tercekat di tenggorokan, lalu mereka hanya bisa menangis.Menangis. Sang bapak selalu bercerita tentang kebahagiaannya,dan dia mempersilakan putra-putranya menikmati kebahagiaan mereka sendiri.
Ustadz Salim melanjutkan, “Waktu saya ceritakan ini pada istri di GedungBedah Sentral RSUP Dr. Sardjito keesokan harinya, kami menangis.Ada banyak kekasih Allah yang tak kita kenal."Ah, benar sekali: banyak kekasih Allah dan "manusia langit" yang tidak kita kenal.Oleh:Ustadz Salim A.Fillah-------------
Kawanku.. Hari terus berganti, matahari datang pagi ini, dan menghilang sore nanti..Usia kita terus bertambah, tanpa sadar banyak hal yang begitu saja kita lewatkan hanya untuk mengejar dunia yang sementara..Padahal esok pada waktunya, kita semua saat pulang ternyata hanya dibungkus kain kafan tak bersaku.. Tak ada bekal uang yang berlaku..Semua harta yang selama ini kita kejar habis-habisan, ternyata semu belaka.. Pangkat, jabatan, kemewahan yang selama ini dibanggakan akan berakhir ditimpun tanah kuburan..Banyak orang yang mengejar label kaya dengan menggadaikan dunianya, harga diri sudah musnah entah kemana..Sementara, banyak orang yang diam-diam ternyata kaya raya, dan lebih suka mencari muka hanya pada Tuhannya..Benar kata kawan saya Mas Arief Budiman..ORANG KAYA adalah orang yang selalu merasa cukup, sehingga dia terus berbagi..ORANG MISKIN adalah orang yang selalu merasa kurang, hingga dia terus meminta-minta...
(salin tempel dari grop)

Hitungan yang Menegangkan

Hitung-hitungan ini sangat membuatku takut, ya, aku tidak pungkiri umur itu adalah rahasia Ilahi

Tapi katakanlah : rata" umur manusia adalah *60* tahun

Sebagian besar dari kita tidur *8* jam setiap hari, maka dalam *60* tahun kita telah tidur selama *20* tahun

Jika kita setiap hari pergi ke kantor ( bekerja ) selama *8* jam, maka kita juga telah menghabiskan *20* tahun dari usia kita yang *60* tahun

Jika kita menghabiskan waktu untuk makan 3x sehari selama *60* menit, maka kita telah menghabiskan *2.5* tahun dari umur kita untuk makanan

Kalau di totalkan antara waktu tidur, bekerja, dan makan, maka total yg kita habiskan dari umur kita adalah *42,5* tahun, dan jika kita tambah lagi dengan masa sebelum balig *15* tahun, maka totalnya menjadi *57,5* tahun, maka tersisa *2.5* tahun dari umur kita untuk beribadah, kurang dari *3* tahun waktu yg tersisa....

Ya Alloh.... sudahkah kita maksimalkan yg 2 tahunan itu untuk berbuat ketaatan ?

Apa kira" yg akan kita jawab ketika Alloh kelak menanyakan tentang umur yg kita habiskan ?

*Sebentar,,,, jangan terburu" hitung"an kita belum selesai, ku harap kamu terus membaca*

Lembaran" Alquran tidk lebih dari 600 halaman atau 604 halaman

Jika kamu tidak percaya silahkan buka quranmu berapa halaman yg kamu temukan ?

Ok, mari kita lanjut...
Jika *600 : 30 = 20*

Itu artinya dalam sehari kamu harus membaca *20* halaman agar dalam *30* hari kamu sudah menghatamkan Alquran sebanyak 1×

Mampukah kamu ?
Ya kamu pasti mampu, caranya begini :
Dalam sehari kita ada *5* shalat, maka jika *20 : 5 = 4*, itu artinya kamu hanya membaca *4* halaman atau *2* lembar setiap selesai shalat, maka dalam sehari kamu telah membaca *20* halaman

*Maksudku dalam *1* bulan kamu bisa menghatamkan Alquran dengan santai*

Dengan santai ?
Ya dengan santai, coba kamu hitung :
Jika Dalam *1* lembar atau *2* halaman kamau membutuhkan waktu *4* menit untuk membacanya maka untuk *4* halaman kamu hanya butuh *8* menit

Artinya setiap selesai shalat kamu perlu duduk *8* menit untuk menyelesaikan *4* halaman

Jangan pernah katakan padaku *2* lembar Alquran terlalu panjang bagimu, dan kamu tidak mampu melakukannya, sementara kamu mampu membaca setatus yg kurang berguna lebih dari *1* jam dalam sekali duduk

Katakan padaku kapan terakhirkali kamu membuka quranmu ? Dan berapa kali dalam sehari kamu membuka hpmu ?

Hmm bingung ? 🤔🤔🤔

Kamu tak perlu bingung, yg ku inginkan darimu, segera ambil quranmu dan malulah pada Tuhanmu...